Antara Dua Penghambaan

  • 5 Years ago

,Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ berfirman

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ، مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ، إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberik-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezki Yang mempunyai Kekuatan lagi Maha Perkasa.” [Adz-Dzâriyât: 56-58]

Ibnu Katsir menafsirkan, “Sesungguhnya (Allah) Ta’âlâ mengabarkan bahwa Dia menciptakan segenap hamba untuk beribadah kepada-Nya semata, tiada serikat bagi-Nya. Siapa yang taat kepada-Nya, (Allah) akan membalasnya dengan balasan sempurna, dan siapa yang bermaksiat kepada-Nya, (Allah) akan menyiksanya dengan siksaan yang paling keras. Juga (Allah) mengabarkan bahwa Dia tidaklah perlu kepada makhluk, bahkan merekalah yang fakir kepada Allah pada segala keadaan mereka, Dialah yang mencipta dan memberi rezki kepada mereka.”

Hidup ini adalah penghambaan. Tidak seorang pun yang bebas dalam kehidupan ini. Kalau seorang tidak menjadi hamba Allah, pastilah dia tergolong kepada hamba nafsunya atau hamba syaithan.

Karena itu, pilihlah penghambaan yang terbaik, penghambaan yang tidak ada jalan keselamatan di dunia dan di akhirat kecuali dengannya, penghambaan yang merupakan kewajiban Jin dan Manusia, yaitu penghambaan hanya kepada Allah semata.

Tapaki jalan penghambaan kepada Allah, dan rasakan perbedaan dan kebebasan jiwa orang-orang yang hanya menghamba kepada Allah, bukan hamba syaithan atau hamba dirinya sendiri.

Dalam hadits Qudsi, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

يَا ابْنَ آدَمَ تَفَرَّغْ لِعِبَادَتِي، أَمْلَأْ صَدْرَكَ غِنًى، وَأَسُدَّ فَقْرَكَ، وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ، مَلَأْتُ صَدْرَكَ شُغْلًا، وَلَمْ أَسُدَّ فَقْرَكَ

“Wahai anak Adam, beribadahlah sepenuhnya kepada-Ku, pasti Aku akan memenuhi dadamu dengan kecukupan dan menutupi kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukannya, Aku akan memenuhi dadamu dengan kesibukan dan tidak menutupi kefakiranmu.” [Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzy, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Dikuatkan oleh Al-Albany dalam Ash-Shahîhah no. 1359]

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 8 =