Merintih Saat Mendapat Musibah

  • 5 Years ago

Tanya:

Apa ada dalilnya kalau kita diberi ujian oleh Allah, terus kita merintih dan menangis akibat ujian/musibah tersebut. Ada yang mengatakan bahwa Allah memberikan ujian tersebut, karena Allah rindu dan ingin mendengar suara tangisan/rintihan kita. Apa itu benar?

Jawab :

Pertama, memang ada hadits yang berbunyi,

“Apabila Allah mencintai seorang hamba, Allah akan mengujinya untuk mendengar kesungguhannya dalam memohon.”
Hadits tersebut disandarkan kepada Abu Hurairah dengan sanad yang sangat lemah sebagaimana diterangkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Adh-Dha’îfah No. 2202, juga disandarkan dari Kurdûs bin ‘Amr yang berasal riwayat isra`iliyyah.

Kedua, menangis dan bersedih saat musibah tidaklah terlarang dalam batasan yang wajar sebagai manusia yang tertimpa musibah. Namun diharamkan untuk merintih, meratap dan meraung-raung yang menunjukkan perkara jahiliyah dan ketidakridhaan terhadap ketentuan Allah.

Ketiga, banyak hikmah bagi seorang muslim dalam setiap ujian, cobaan dan musibah yang menimpanya. Telah kami terangkan 21 hikmah dari hikmah-hikmah tersebut dalam buku kami, “Renungan Bermakna Saat Musibah Melanda.” Wallâhu A’lam.

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »

1 Comment Already

  1. Assalamu’alaikum Ustadz…
    Saya mau bertanya, kapan sunnah nya kita akan meng-Akikah kan anak yg baru lahir.. kebetulan iastri saya sedang hamil, dan InsyaAllah bulan 3 tahun depan lahir.. Jazakallahkhair…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

64 − 58 =