Tentang Makmum Masbuk yang Ingin Ikut dengan Jamaah yang Ada

  • 5 Years ago

Tanya:

Mau Tanya, bagaimana kalau ada laki-laki yang sudah mulai mengerjakan shalat, kemudian ada seorang yang ingin shalat berjamaah dengan laki-laki tersebut? Apakah dia boleh menepuk laki laki yang sedang shalat itu?

 

Jawab:

Bila seorang lelaki sedang mengerjakan shalat, kemudian datang seorang makmum laki-laki, si makmum cukup berdiri di samping kanan si laki-laki tadi (yang akan dijadikan sebagai imam) dan langsung ikut mengerjakan shalat dengan berdiri di sisi kanan si imam tanpa memberi isyarat karena keberadaannya yang berdiri disamping kanan si imam sudah cukup menunjukkan bahwa si makmum ingin ikut berjamaah.

Bila makmumnya berjumlah dua orang atau lebih, makmum tersebut boleh memberi isyarat dengan sentuhan pada bahu atau lengan si imam dan semisalnya agar diketahui bahwa ada yang ikut mengerjakan shalat bersama si imam itu.

Bila makmum yang datang adalah seorang perempuan, tidak mengapa bila dia ikut mengerjakan shalat di belakang imam laki-laki dengan menyentuh bahu atau lengan imam tersebut sebagai isyarat. Hal ini diperbolehkan jika perempuan tersebut adalah mahram bagi si imam.

Bila makmum perempuan bukanlah mahram bagi laki-laki yang sedang mengerjakan shalat, hendaknya perempuan tersebut mengerjakan shalat secara sendiri.

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »

1 Comment Already

  1. assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,,,saya mau tanya ustad,,bagaimana hukumnya menggunakan minyak rambut dan wewangian yang mengandung alkohol,,sah tidak kalau sholat,,,waalaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 2