46 responses

  1. berkacalah
    November 14, 2013

    alhamdulillah ya ustadz semoga tidak salah penilain saya, sesungguhnya ini adalah jalan awal untuk persatuan…semoga allah selalu merahmati antum dan memilih antum menjadi pemersatu dakwah ini…dan membalasnya dengan apa apa yg menyejukan pandangan amin

    • Abu Faaqih Al-Jawiy
      November 14, 2013

      aamiyn.. da’wah salafiyyah yang hakiki

  2. loveIslam
    November 14, 2013

    Subhanallah..
    Semoga Allah senantiasa meluruskan keikhlasan, menambah kesabaran & ketakwaan ustadz
    Masyaallah ustadz, begitu cepatnya ustadz beristigfar & meminta maaf akan kesalahan,. semoga Allah mengampuni kesalahan2mu ya ustadz
    barakallahufiik.. jazakallah khairan katsir nasihat2nya ustadz

  3. alsof
    November 14, 2013

    masya allah ustadz Dzulqarnain begitu mudah untuk mengakui kesalahan!!!!!! masya allah saya takjub ya ustadz..tulisannya begitu ilmiah sejak bagian pertama berkali2 saya membaca tdk ada bosan krn masya allah begitu bnyk faidah.ustadz saya doakan smoga ustadz slalu dirahmati Allah slalu istiqamah sehingga dakwah salafiyyah smakin jaya.aku padamu taaddzzz..ya Allah tolong yah para fans firandabaca tulisannya ust dzul dengan teliti&seksama!!!

  4. capilagraph.com
    November 14, 2013

    Masya Allah! Barakallahu fiykum.

  5. Sudik
    November 14, 2013

    Semoga Terjadi islah antara antum berdua, Antum berdua adalah panutan umat. hendaklah berjiwa besar dalam menyelesaikan masalah, dan ana yakin antum berdua jauh lebih faqih dalam ham ini. barokallohufiykum

  6. tafakur
    November 14, 2013

    @berkacalah.. Persatuan hakiki di dalam Islam adalah Persatuan di atas al haq bukan bersatunya kebatilan (syubhat) dengan al haq. Karena Allah melarang mencampurkan yang haq dan yang bathil. “sikap lembut” al ust dzuqarnain terhadap turatsiyyun adalah hal yang mereka harapkan akan tetapi mereka tidak mau jika diajak meninggalkan Ali Hasan Al halaby dan sepaham dengannya. kebenaran adalah hal yang haq untuk diiukti Hatta hati condong “dekat” kepada pengusung Syubhat terelbih kesesatan. Saatnya memfirasati diri sudah sejauh mana manhaj ini dengan manhaj para salaf dan ‘ulama.. Baarokallaahu fiyk

  7. Abu Abdillah
    November 14, 2013

    آمين

  8. Sofyan K
    November 14, 2013

    Jazakallahu Khairan ustadzuna, Semoga Allah selalu menambah ilmu dan ketaqwaan kepada ustadz..amiin….

  9. hamzah poso
    November 14, 2013

    Bismillah. Subhanalloh sangat lembut hati seorang muslim yg mau mengakui kesalahan. Di banding org yg sdh menganggap dirinya sdh di jajaran sekelas ulama tdk mau mengakui kesalahan,. Smoga Alloh menjagamu ust dan selalu meridhoi jalanmu.. Tetaplah membersihkan agama ini dari orang-orang yg membuat rancuh dan ingin melariskan” ulama” yg banyak penyimpangannya

  10. hamzah poso
    November 14, 2013

    Bismillah.. Allohu akbar hanya orang yg berhati besar dan jujur yg mau mengakui kesalahan. Smoga Alloh menjgamu dan membalas kebaikan dari setiap huruf yg kau tuliskan utk menjelaskan penyimpangan.

  11. Abdullah
    November 14, 2013

    Allahu akbar
    Tulisan yg kokoh,jernih, dan ilmiah. Begitu ksatria antum ya Ustadz mengakui kekhilafan. Kita tunggu sikap ksatria ust Firanda utk ruju’ dan bertaubat.

  12. Abdulloh
    November 14, 2013

    وَقُل لِّعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنسَانِ عَدُوًّا مُّبِينًا [١٧:٥٣]
    Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.

  13. Mastono
    November 14, 2013

    Semoga Allah senantiasa mengampuni segala kesalahan Kita dan selalu memberi hidayah kepada Kita semua di atas jalan yang lurus.( Doa ustadz Dzul di akhir tulisan )…aamiin

  14. Abu fairuz
    November 14, 2013

    Alhamdulillah ‘ala kulli hal…semoga الله menjaga ust.dzulqornain..Afwan apa nggak sebaiknya ustadz firanda diajak ke syekh Robi’ (semoga الله menjaga beliau) untuk menyelesaikan ketidak sepakatan ust firanda dgn syekh & ust firanda bisa mengklarifikasi tentang roja’ apa yg dianggapnya salah. Sehingga bisa menjaga kehormatan Syekh Robi’ ….mumpung syekh masih bisa ditemui di dunia.

    • Abdullah
      November 20, 2013

      Memangnya ust Firanda gak malu bertemu syaikh yang telah dinistakannya dengan tulisan ust Firanda yg telah tersebar ke seantero dunia?

      Kalau mau mengklarifikasi keterangan, mengapa tidak dilakukan sebelum tulisan penistaan itu keluar???

    • Umarwoto Abu Ibrahim
      December 25, 2013

      Akhi @Abdullah , Pintu taubat masih terbuka luebaaar buat alUstadz Firanda Andirja, MA sebelum nyawa2 yang bersangkutan di kerongkongan (ghor2 sakaratul maut) . Kullu bani adam khoto (berbuat salah) maka istighfar bertaubat minta ampunlah kepada Alloh Yang Maha Pengampun

  15. mas anto
    November 14, 2013

    ust, data antm tidak valid lagi nih, tvrodja itu bukan akun resmi rodja tv di youtube….
    allahul musta’an

  16. abu annisa
    November 14, 2013

    masyaallah,tulisan yg khimad dan lembut namun bernuansa kritikan dan kekhilafan sebagaimana manusia biasa…

    ana doakan antum berdua ustadzuna bisa sejalan dlm dakwah kpd umat dlm menebar cahaya sunnah..
    aamiin…

  17. Abu Muthiah
    November 14, 2013

    sungguh indah dan mendalam ke ilmuan beliau dalam menerangkan setiap permasalahan,,,saya berdoa mudah2 Allah Subhana Wata’ala memanjangkan umur beliau dan merahmati beliau lantaran ilmu dan hikmah serta saya berdoa mdh2han kedua orang tuanya di berikan pahala dan rahmat d karenakan didikannya kpd anak-anak dan menantu nya shingga melahirkan manusia2 yang beriman dan bertaqwa kpd Allah serta membela sunnah dari pemikiran2/faham2 yang menyimpang. Amin ya Robbal a’lamiin

  18. ABU abdillah MUBAROK
    November 14, 2013

    Alhamdulillah, tak henti-hentinya saya memuji kepada ALLAH…
    Demikian pula tidak pula saya bosan untuk mendoakanmu ya Ustadz, semoga ALLAH senantiasa menjaga dan mengokohkan antum di atas jalan yang lurus dalam membela agama ALLAH dan manhaj yang haq ini…

  19. cah angon
    November 14, 2013

    Barakallahufiik ustadz…. semoga Allah menolong kebenaran dan ahlinya.

  20. nasihat
    November 14, 2013

    @tafakur,
    akhi..mohon tidak mendahului ust. dalam berkomentar.
    Barokallahu fiikum

  21. Abu alia
    November 14, 2013

    Smga Allah menjaga kalian berdua ustaz dalam kebaikan… Smga akhir dari pertikaian ini adalah persatuan..

    • Abdullah
      November 20, 2013

      Na’am semoga setelah ini ust Firanda ruju’ dan bertaubat dari menistakan ulama pembawa panji Jarh Watta’dil, yang telah dipuji, direkomendasi, dan dihormati ulama kibar. Baru setelah itu bersatu dibawah panji dakwah Ahlussunnah dibawah bimbingan ulama rabbani. Barakallahufikum.

  22. awwam
    November 14, 2013

    Faqihul zaman Asy Syaikh Utsaimin rahimahullah , dalam sebuah acara dialog dengan para dokter… seseorang Moderator acara tersebut berkata di depan beliau, dan memuji beliau rahimahullah. ketika moderator tsb ( baru ) menyebutkan kalimat ” Asy Syaikh Utsaimin adalah anggota KIBARUL ‘ULAMA….” mk Asy Syaikh rahimahullaah langsung menimpali dan berkata “cukup cukup cukup ( 3x ).”
    ketika moderator tsb menyampaikan bhw pengenalan ini penting agar peserta dialog mengenal siapa beliau mk Asy syaikh rahimahullah menjawab ” TIDAK PERLU… “inilah Bukti ketawadhu’an ‘ulama yg tidak ingin disebut2 dan disanjung2.. hatta di depannya. Ahsan do’a kita utk al ust dzulqarnain , tanpa diketahui oleh yg didoakan. mustajab Insya Allaah.. wallahua’lam

  23. Hidayat
    November 14, 2013

    “Walaupun tidak menyetujui bantahan Saya terhadap Ustadz Firanda, Saya berharap agar seorang pembaca akan keluar dengan suatu faidah yang bisa dia ambil manfaatnya -meski hanya sebuah faidah- dari tulisan Saya untuk masa mendatang dalam kehidupannya.”

    MasyaAllah…kalau tulisan ini bukan keikhlasan untuk menuntun saudaranya ke jalan yang benar lalu apa lagi? semoga Allah menjaga antum, ustadz…

  24. abdullah
    November 14, 2013

    Assalamu’alaikum ustadz
    semoga Allah senantiasa menjaga antum, memberkahi ilmu dan umur antum, serta menjadikan antum sebagai manusia yang bermanfaat bagi umat

    usul saja ustadz, akan lebih baik jika ustadz firanda diajak ketemuan duduk bareng bersama syaikh shalih fauzan.
    ini jauh lebih baik ketimbang ajakan dialog terbukanya, dan insya Allah lebih maslahat.
    di depan syaikh silahkan antum berdua memaparkan data yang antum berdua miliki serta keluarkan segala uneg-uneg yang selama ini mungkin tersimpan.
    insya Allah syaikh akan memberikan penilaian yang adil dan bijak.

    hayyakumullah
    wassalamu’alaikum

  25. awam juga
    November 14, 2013

    Apa salahnya mendoakan kebaikan buat saudaranya muslim. Lihatlah rasulullah mendoakan Ibnu Abbas, dll. Para ulama demikian pula dlm karya2 mereka dg rahimakallah, barakallahu fikum. Majelis ulama senantiasa bertabur doa kebaikan untuk murid2 mereka. Harap dibedakan antara penghormatan dan doa. Barakallahu fikum

  26. awam juga
    November 14, 2013

    Syaikh juga minta didoakan. Berikut kisahnya.
    Abu Khalid Abdul Karim berkisah, bhw ktk berada di studio radio, seseorang bernama Sa’ad sll brkata kpd Syaikh Utsaimin”smg Allah memberi balasan kpd anda dg kebaikan wahai syaikh, dan smg Allah merahmati kedua otang tua anda”. Syaikh berkata”amin, lalu utk saya mana?
    Akhirnya Sa’ad paham maksud Syaikh, dan brkata”semoga Allah merahmati anda dan orang tua anda, dan smg Allah mmberi blsn dg yg lbh baik kpd anda” Syaikh Utsaimin pun tersenyum dan tertawa. Kami pun trtawa bersama.
    (Arba’ah ‘Ashar ‘am ma’Assalamualaikum Samahatil ‘Allamah Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin-hal 63.
    Untaian Mutiara Kehidupan Ulama Ahlussunnah-hal 117)

  27. Abu aisyah wonogiri
    November 14, 2013

    Ustadz ahsan dibawa ke meja lajnah saja atau ke hadapan syaikh fauzan.
    Ana kira ustadz firanda siap untuk ini, tinggal pihak ustadz yang bersedia atau tidak ? Karena semua merasa di bawah bimbingan ulama

    • Abu Salman
      November 15, 2013

      kalo pengakuan saja semua orang bisa mengaku dibawah bimbingan syaikh…..akhirnya akan terjawab yang nampak dari yang sesungguhnya siapa yang dibawah bimbingan syaikh…..dan siapa yang hanya mengaku ngaku…..Barolkallohu fiik ustad Dzul….

  28. shuhaib daeng mone
    November 14, 2013

    Uhibbuka fillah yaa ustadzuna ustadz dzulqarnain hafidzahulloh

  29. Abu ahmad
    November 15, 2013

    Barakallahufiikum. Jazakumullahu khairon atas tulisannya. Perbanyak pujian atas tulisan dari ustadz ahlus sunnah yang lain , insyaallah akan menambah kecintaan dan ukhuwah antum. Mencukupkan dengan tulisan2 dari al ustadz Luqman, Ust Ruwaifi dan Ust Askari untuk perkara2 yang sudah dibantah akan meninggalkan kesan seolah-olah lebih dibanding yang lain, Tulisan yang bermanfaat, insyallah

  30. Abu Ashilah
    November 15, 2013

    Ya, mungkin Ustadz Firanda bisa dikatakan “tergesa-gesa”. Tapi mungkin karena waktu itu beliau mengira cukup meluruskan dengan tulisan ilmiah saja, tetapi masalah malah menjadi-jadi. yang kemudian mungkin beliau berfikir, alangkah dicukupkan untuk berbantah-bantahan dalam tulisan karena tidak ada ujungnya.
    Saya sebagai orang awam sedih melihat pertikaian antara ahlus sunnah. Alangkah baiknya al-Ustadz duduk bersama, ditengahi oleh Syaikh yang antum berdua akan menerima keputusan dari Syaikh tersebut.
    Mudah-mudahan setelah itu tidak adalagi permasalahan-permasalahan yang muncul seperti ini.. Aamiiiin
    Baarakallaahu fiikum

  31. Abu Khiflan
    November 15, 2013

    Bismillah. Ibrahim at-Taimi rahimahullah berkata, “Tidaklah aku membandingkan ucapanku dengan perbuatanku kecuali aku khawatir termasuk orang yang didustakan.” (lihat Aqwal at-Tabi’in fi Masa’il at-Tauhid wa al-Iman, hal. 1167)

  32. tsabat
    November 15, 2013

    *asy syaikh bukhari hafizhahullah

  33. Iskandar syafni
    November 15, 2013

    Uhibbuka fillah yaa ustadzuna ustadz dzulqarnain hafidzahulloh…
    Ingin Rasanya bertemu Antum…Semoga ALLAH Mudahkan Urusan antum..
    Pontianak ( Kalimantan Barat )

  34. Abu Khiflan
    November 15, 2013

    Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Manusia itu, sebagaimana telah dijelaskan sifatnya oleh Yang menciptakannya. Pada dasarnya ia suka berlaku zalim dan bersifat bodoh. Oleh sebab itu, tidak sepantasnya dia menjadikan kecenderungan dirinya, rasa suka, tidak suka, ataupun kebenciannya terhadap sesuatu sebagai standar untuk menilai perkara yang berbahaya atau bermanfaat baginya. Akan tetapi sesungguhnya standar yang benar adalah apa yang Allah pilihkan baginya, yang hal itu tercermin dalam perintah dan larangan-Nya…” (lihat al-Fawa’id, hal. 89)

  35. arif
    November 15, 2013

    smg Ustd ALLOH meridhoi jln yg nt tempuh..tiada habis2nya ujian dan cobaan yg menimpa nt,tapi nt hadapi dg tegar dan penuh keiklasan Insyaalloh,smg ALLOh memberi keistiqomahan nt sampai bertemu dgNya kelak…amin…

  36. muhlis
    November 15, 2013

    Aminn

  37. abu nashir
    November 16, 2013

    bismillah,. Alhamdulillah, sekarang semakin jelas mana yang salah mana yang benar, mana yang sunnah mana yang bid’ah.. Jazakallohu khoiron katsiron

  38. denny
    November 19, 2013

    Masya Allah. Adkholaniyallaahu wa iyyak aljannah. Aamiin

  39. abu faqih
    January 6, 2014

    Allahulmustaan…

  40. Ummu Zizi
    February 4, 2014

    MasyaAllah.begitu tenang dari alur paparan dari tulisan diatas .hanya itu yang dapat saya ucapkan. saya belum tahu banyak tentang manhaj salafi. Namun saya sering mengikuti tulisan-tulisan dari dakwah salaf. Saya berdoa agar kedua dari ustad tersebut bisa menemukan jalan keluarnya dari persoalan yang ada diantara mereka Aamiin….

  41. Wahyu Kalbuadi
    June 13, 2014

    Islah… jangan sampai dakwah salaf pecah. Jangan buat kami dalam kebingungan.
    Ya Allah, berikan kefahaman kapadaku untuk mengikuti yang benar disisiMu.

Leave a Reply

 

 

 

Back to top
mobile desktop